Kin Dairy
/08 June 2018

Jangan Mengaku Muda Kalau Belum Cek Umur Biologismu

Kin Dairy

Selama ini, kebanyakan orang hanya mengukur usia berdasarkan tahun kelahiran saja, yang disebut umur kronologis. Tapi sebetulnya, tubuh memiliki hitungan umur sendiri, yakni usia biologis. Lalu, apakah itu usia biologis? Ini adalah ukuran umur yang menentukan kesehatan dan kondisi fisikmu. Dari usia biologis pula, kamu akan tahu apakah tubuhmu awet muda atau tidak.

Mengukur usia biologis sendiri tidak sama dengan menghitung umur kelahiran. Namun lebih rumit dan bergantung pada banyak faktor. Misalnya saja usiamu kini 32 tahun, maka begini cara menghitung usia biologismu.

1. Denyut jantung

Dalam kondisi sehat dan normal, biasanya jantung akan berdetak sekitar 60–100 kali per menit. Jantungmu bisa disebut sehat bila detaknya tidak lebih cepat atau lambat dari angka ini, saat kamu tengah beristirahat. Untuk menghitung detak jantung, kamu bisa meletakkan dua jari tangan kanan pada pergelangan tangan kiri, di bawah telapak. Kemudian, hitung detak nadi selama 15 detik dan kali 4. Hitung berapa kali denyutnya selama 15 detik, kemudian kalikan dengan 4 untuk menemukan detak jantung per menit.

Bila hasilnya lebih dari 100 hitungan, tambah satu poin pada umur kronologis kamu, maka umur biologismu menjadi 33 tahun.

2. Kelenturan tubuh

Seiring bertambahnya usia, kelenturan tubuh akan semakin berkurang. Ini terjadi sebab adanya peningkatan dehidrasi, berkurangnya serat otor, juga kalsium yang menumpuk.

Nah, untuk mengecek apakah tubuhmu masih lentur atau tidak, cobalah duduk di lantai dengan punggung tegak, kaki lurus ke depan, sementara tangan menjulur ke depan dan sejajar dengan bahu. Di posisi itu, beri tanda di lantai, yang menunjukkan posisi ujung jari tangan. Setelahnya, arahkan tubuh ke depan dan sejauh mungkin, sementara tangan tetap menjulur. Kembali beri tanda di lantai, sesuai posisi ujung jari.

Di antara kedua titik itu, cobalah hitung jaraknya. Tambah 1 poin di usia kronologis bila jaraknya kurang dari 13 cm, kurangi 1 poin bila jaraknya lebih dari 25 cm, dan jangan menambahkan angka apapun kalau jaraknya di antara 13-25 poin.

Wah, ternyata kamu bisa mencapai lebih dari 25 cm, berarti umur biologismu berkurang satu angka, dan menjadi 32 tahun.

3. Kekuatan otot

Umumnya, otot terbentuk di usia 30-an tahun. Tapi bila kamu tidak aktif bergerak, massa otot akan berkurang sekitar 3-5% per dekade. Untuk mengetahui apakah otot tubuhmu masih dalam kondisi baik, lakukanlah push up.

Bila kamu push up kurang dari 10 kali, tambahkan 1 poin di umur kronologis. Kalau mampu push up 10-19 kali, tidak perlu tambahkan angka. Sementara bila berhasil push up 20 kali, kurangi 1 poin, dan 2 poin jika push up di atas 30 kali.

Kalau kamu memang belum bisa mencapai hitungan 10 saat melakukan push up, umur biologismu kembali ke 33 tahun, nih.

4. Kualitas tidur

Tidur malam merupakan satu momen bagi tubuh dan pikiran untuk benar-benar beristirahat. Ini juga yang mempengaruhi apakah tubuhmu tetap awet muda atau tidak. Hingga banyak ahli yang menganjurkan agar kita tidur selama 7-9 jam per hari, agar tubuh benar-benar bugar kembali.

Kalau kamu tidur kurang dari 7 jam atau lebih dari 9 jam, tambahkan 1 poin di umur kronologis. Sementara jika tidak sampai 5 jam setiap malam, tambahkanlah 2 poin.

Kamu terbiasa begadang karena mengejar deadline kantor? Berarti tambah dua poin di usia biologismu, menjadi 35 tahun, ya.

5. Pola makan

Pola makanmu bisa dikatakan seimbang jika kamu membatasi makanan yang digoreng, mengandung gula tinggi, lemak jenuh, maupun makanan/minuman kaleng. Di sisi lain, kamu rutin makan sayur, buah, karbohidrat, serta daging-dagingan tanpa lemak. Kalau pola makanmu belum seimbang, tambahkanlah satu angka di umur kronologis.

Kamu memiliki pola makan yang seimbang? Good job! Dengan begitu, kamu bisa mengurangi satu poin di umur biologis, menjadi 34 tahun.

Nah, kini kamu sudah tahu usia biologismu. Agar usia biologismu tidak mendahului umur kronologis, yuk mulai banyak bergerak, jaga asupan makanan, perbaiki waktu tidur, dan jauhkan diri dari stres. Jangan lupa, minum KIN Bulgarian Yogurt secara rutin.Berasal dari susu murni yang difermentasi dengan bakteri baik Lactobacillus bulgaricus, asli dari Bulgaria, KIN Bulgarian Yogurt bisa membantu menjaga kesehatan tubuhmu agar selalu tampak awet muda.

Kemajuan penelitian dan teknologi telah banyak memberikan penemuan baru. Berkat hal tersebut, kualitas kehidupan manusia pun menjadi meningkat.

Kamu menjaga asupan gizi dan rajin minum susu segar? Selamat! Artinya kamu menjalankan istilah “4 sehat 5 sempurna” yang pastinya sering banget kamu dengar dari kecil.

Meskipun dipercaya sebagai pelengkap asupan gizi harian karena kandungan nutrisi dan mineral dan vitamin yang dimilikinya, ternyata ada sebagian orang yang tidak bisa mengonsumsi susu, lho.